Tuesday, August 27, 2013

Penyebab, Gejala dan Tips Penanganan Radang Usus Buntu

 photo gaptek-shanty-merah-468.gif

Usus buntu/ appendix adalah sebuah organ sebesar jari dengan panjang beberapa sentimeter yang menempel di sekum (bagian pertama dari usus besar), di sisi kanan bawah perut. Disebut usus buntu karena bentuknya seperti usus namun ujungnya buntu, seperti sebuah kantong panjang. Akses ke usus ini hanya melalui pembukaan di usus besar. Appendix belum diketahui fungsi utamanya, tetapi bukan berarti tidak dapat menyebabkan masalah.

Radang usus buntu atau appendicitis adalah kondisi dimana appendix membengkak dan terisi oleh nanah. Peradangan pada usus buntu dapat mengakibatkan peradangan akut yang jika tidak diatasi dengan baik dapat menimbulkan komplikasi parah pada rongga perut dan dapat menyebabkan pecahnya usus buntu. Siapapun dapat menderita radang usus buntu, tetapi umumnya diderita mereka yang berusia 10 sampai 30 tahun.


Penyebab Terjadinya Radang Usus Buntu  :
  1. Penyumbatan, sisa makanan atau kotoran yang mengeras dapat terjebak di dalam lubang pada rongga perut yang mengisi appendix anda
  2. Infeksi, seperti infeksi virus gastrointestinal.
 
Tanda dan Gejala Radang Usus Buntu :
  • Gangguan lambung seperti : mual, muntah dan hilangnya selera makan.
  • Diare, susah buang air besar dan susah buang angin.
  • Perut bengkak.
  • Nyeri pada perut kanan bawah dan nyeri bertambah hebat saat ditekan.
  • Nyeri pada awalnya di ulu hati atau diatas pusar yang selanjutnya turun dan menetap di perut kanan bawah.
  • Nyeri perut kanan bawah tambah parah saat batuk, bersin, bergerak atau menarik nafas dalam.
  • Demam ringan.

Tips Penanganan dan Pengobatan Radang Usus Buntu :
  • Segera ke dokter untuk memastikan penyakit yang diderita.
  • Jika dicurigai menderita radang usus buntu maka biasanya dokter melakukan pemeriksaan laboratorium pada darah, urin juga rektum, untuk memperlihatkan adanya peningkatan jumlah sel darah putih. Dan dilengkapi dengan pemeriksaan rontgen/ CT scan dada dan perut serta pemeriksaan USG perut. 
  • Jika berdasarkan pemeriksaan, radang usus buntu sudah akut maka harus dilakukan tindakan operasi untuk membuang usus buntu yang meradang.
  • Untuk radang usus buntu kronis, tindakan operasi bisa direncanakan tetapi jika kembali kambuh harus segera di operasi.
 photo belajarinternetdinsan.gif

0 komentar:

Post a Comment